Data Driven Website

Dengan data: performa dianalisa, peluang terbuka dan rencana dibuat !

Analisa data traffic website
" Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya berakhir pada maut. "

Data traffic website

Traffic, bahan bakar utama website. 90% pemilik website mati-matian berusaha menaikan jumlah traffic perharinya untuk mengetahui pada akhirnya kenaikan jumlah traffic tidak memiliki korelasi terhadap penjualan.

Faktanya adalah ada dua jenis traffic. Yaitu traffic potensial dan traffic tidak potensial. Ada yang sekedar mencari informasi, ada yang membanding-bandingkan produk dan ada juga yang berniat membeli.

Traffic berasal dari keyword yang anda bidik. Satu kata keyword mendatangkan traffic¸dua kata keyword mendatangkan pembeli, tiga kata keyword menghasilkan penjualan.

3 sumber traffic

Berdasarkan asalnya, ada tiga jenis pengunjung yang masuk ke website. Pertama, mereka mengetahuinya dari Google dengan mengetikan beberapa keyword lalu menemukan website anda.

Kedua, diberitahu teman untuk beli di AvtechSurabaya.com. Anda mengeluarkan smartphone dan langsung mengetikkan url di mobile browser anda, www.AvtechSurabaya.com. Jenis traffic ini disebut Direct Traffic.

Sumber traffic website terakhir adalah Refferal Traffic, seperti Facebook Page, Google+, Twitter atau Kaskus. Bukan dari search engine dan juga bukan dengan mengetikkan alamat website.

Website yang sehat seharusnya berasal dari ketiga sumber di atas. Organic traffic memang baik, namun belum tentu terjadi penjualan. Sedangkan pengunjung dari direct traffic memiliki potensi penjualan yang lebih tinggi. Lebih jauh lagi, nama domain anda menancap di benak mereka.

Refferal traffic adalah merawat pembeli dengan mengadakan interaksi dua arah melalui media sosial. Facebook page juga bisa meningkatkan kredibilitas website.

 

Sumber Traffic website
" Di balik setiap komputer dan layar kaca smartphone adalah manusia yang memiliki emosi
dan membayar kita."

Landing page

Halaman yang paling banyak dikunjungi bukan homepage saja. Ada beberapa product page yang tidak pernah anda bayangkan ternyata memiliki potensi mendatangkan penjualan. Tanpa data landing page, peluang ini terlewatkan begitu saja.

tentang landing page

Landing page adalah halaman yang pertama kali dimasuki visitor website anda.

Analisa data traffic website
" Traffic mendatangkan pengunjung, konversi
menambah saldo bank anda."

Data keyword website

Penjualan akan terjadi jika produk bertemu dengan kebutuhan. Produk yang anda jual menyelesaikan masalah mereka. Produk anda sesuai dengan kantong mereka. Dengan kata lain segmen pasarnya tepat sasaran.

Traffic yang potensial bagi produk A belum tentu potensial bagi produk B. Ada banyak faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian. Dalam ilmu ekonomi disebut sebagai perilaku konsumen.

Keyword adalah tolak ukur keberhasilan website. Apakah keyword tersebut mewakili produk anda ? Jika jawabannya tidak berarti keyword anda salah sasaran. Petunjuknya adalah peningkatan traffic tanpa disertai peningkatan penjualan.

Bounce rate

Adalah pengunjung satu halaman. Dia masuk, melihat sebentar lalu keluar dari website.

Teori yang diketahui orang tentang bounce rate adalah semakin rendah semakin baik. Sayangnya teori ini tidak sepenuhnya benar.

Untuk membuat website yang menghasilkan diperlukan kombinasi banyak faktor, bukan hanya melihat dari sisi bounce-rate saja. Pertimbangkan visit duration.

Bisa jadi si pengunjung mau membeli dari anda tetapi dia lupa alamat atau nomer telepon. Dia masuk ke halaman contact us, menelepon anda lalu keluar. Bounce rate-nya 100%, tetapi terjadi transaksi.

Bounce rate adalah pengunjung yang keluar setelah masuk website

The Strange Secret

Kabar baiknya, semua data tentang website tersedia secara gratis. Anda bisa menggunakan Awstats yang sudah disediakan oleh penyedia hosting atau menggunakan Google Analytic.
Sudah seharusnya website itu menghasilkan, data telah tersedia dan bisa diakses 24 jam.