Cara Menjual Barang Online Lewat Website

Dari dulu hingga sekarang dan yang akan datang, hukum dasar dagang tetap sama, "Ada harga, ada rupa." Artinya kualitas barang yang anda dapatkan sesuai dengan harga yang anda bayarkan. Produk murah umumnya berkualitas rendah dan produk mahal berkualitas tinggi. Untuk mendapatkan untung besar, resikonya juga besar. Resiko kecil untung besar hanyalah teori. Sama halnya dengan konsep menjual barang secara online. Orang berpikir  membuat website dengan modal 500.000 langsung membuat penjualannya melejit. Ternyata mereka kecele & kecewa. Terus berkesimpulan jualan online itu mbojai !

Cara menjual barang online lewat website

 

KONSEP DASAR PENJUALAN ONLINE

Prinsip dasar menjual barang adalah 4P, Product, Price, Place dan Promotion. Barang yang tepat, harga yang bersaing, tempat yang strategis dan promosi yang mengenai sasaran. Konsep yang sudah tua melebihi usia kita semua dikenal dengan istilah Marketing Mix.

Konsep ini pun berevolusi dengan menambahkan P P P di belakangnya. Ada yang menambahkan Profit sebagai P ke-5. Dan juga ada yang menambahahkan People, Process, Plan, Promise dan Physical Evidence. Saya sendiri lebih suka menambahkan 1 P lagi menjadi 5P, yaitu People.

Barang, harga, tempat dan promosi harus sesuai dengan orang yang ditarget. Banyak sekali contohnya. Pertama adalah susu bayi. 90% kandungan susu formula bayi sama. Namun harganya berbeda-beda, ada yang 1 kotak 50.000, ada yang 100.000, dan juga ada yang sekotak 150.000.

Orang yang memiliki kemampuan membeli susu bayi seharga 150.000 tentunya akan memilih susu seharga 50.000 jika dilihat dari sisi ekonomisnya. Karena 1 banding 3. Tapi kenyataannya malah berbeda 180 derajat. Mereka tidak pernah mau membeli susu bayi yang lebih murah, sekalipun ditawari SPG sampai mulutnya berbusa-busa.

Konsep dasar marketing, Product, price, place dan promotionContoh lainnya, orang yang memiliki kemampuan membeli iPhone 6 seharga 10 jutaan juga tidak akan mau membeli HP evercross seharga 1,5 jutaan. Bayangkan, 1 HP berbanding 6 handphone. Fungsinya kan sama. Sama-sama bisa dibuat telepon dan sms, sama-sama bisa dibuat internet dan facebookan, sama-sama bisa di-install BBM.

Apakah ponsel murah dan ponsel mahal benar-benar sama ?
Kalau fungsi dasarnya sama, telepon, sms, internet dan bermain game.

Tetapi ada perbedaan lain yang baru kelihatan kalau dibandingkan secara langsung. Contohnya adalah ketajaman, kehalusan dan kecerahannya. Sama-sama 6inch, sama-sama QHD dan sama-sama gorilla glass. Tapi mata anda akan terasa nyaman ketika melihat layar iPhone daripada Evercross. Sama-sama memiliki wifi, tapi browsingnya lebih cepat iPhone.

iPhone memiliki sensor gyroscope, sementara evercross tidak. Kebanyakan ponsel entry level halnya membenamkan sensor accelorometer saja yang memiliki 3 axis, kekanan dan kekiri, keatas-kebawah dan menyerong. Sementara sensor gyroscope memiliki 6 sensor. Tambahannya adalah memutar 360 derajat secara vertikal dan horizontal. Dengan sensor ini anda bisa memainkan game virtual reality atau melihat film dengan menggunakan VR Glasses atau google cardboard. Sayangnya banyak orang yang memiliki handphone kelas atas tidak tahu kecanggihan ini.

Inilah yang disebut dengan perilaku pembeli. Setiap orang atau segmen memiliki pertimbangan tertentu ketika membeli sesuatu. Kadang alasannya bisa diterima logika dan kadang hanya bersifat emosional. Mengapa semua orang kaya mengantongi hape mewah meskipun mereka tidak tahu kelebihan lainnya selain hasil fotonya lebih bagus ? Karena ketika makan bersama ponselnya pasti ditaruh di atas meja. Selain untuk pamer, mereka adalah orang yang cukup sibuk. Hampir tiap beberapa menit ada telepon masuk. Kalau ditaruh di kantong tidak praktis.

" Pada kenyataannya, orang membeli bukan karena faktor harga saja.

Ada segmen pasar & masing-masing memiliki perlilaku yang berbeda."

Anda juga akan malu jika mengeluarkan Evercross pada kumpulan pengguna iPhone 6. Anda juga dipandang rendah oleh mereka. Anda tidak memenuhi "syarat" masuk ke golongannya, hanya gara-gara ponsel Evercross.

Apa yang akan terjadi jika kasusnya terbalik ? Yang memiliki iPhone 6 masuk ke kumpulan Evercross ? Yang pasti keadaan ini tidak mungkin terjadi. Anda dipandang aneh oleh mereka juga. Ini orang borju kok masuk kumpulan orang kere ? Lagipula mana mungkin anda mau masuk ke kelompok yang tidak se-level dengan anda ?

Kesetaraan dan kesamaan derajat memang konsep yang bagus, namun kenyataannya tidak pernah terjadi. Manusia memiliki ego dan kadangkala ini lebih penting daripada realita. Sama halnya dengan konsep modal kecil untung besar atau modal besar resiko kecil. Tidak mungkin bisa direalisasikan. Demikian pula dengan website murah hasil luar biasa, tambah gak mungkin terjadi.

Apakah harga adalah faktor terpenting dalam transaksi jual beli ? Bagi beberapa orang memang benar, tapi keamanan, kenyamanan, prestise dan fungsi juga penting bagi beberapa orang. Jika harga adalah patokan utama semua orang ketika membeli sesuatu maka iPhone 6 tidak akan laku atau Evercross akan laris manis bak kacang goreng. Tapi pak, teman-teman saya hapenya Evercross semua, gak ada yang pakai iPhone, kalopun ada hanya iPhone replika. Ya, karena kecenderungan orang adalah berkumpul dengan orang yang sederajat.

Segmen kelas menengah akan berkumpul dengan segmen kelas menengah juga. Segmen kelas bawah juga berkumpul dengan kelas bawah juga. Demikian pula dengan segmen kelas atas akan berkumpul dengan segmen kelas atas pula. Karena dasar inilah orang yang kaya akan bertambah kaya, orang yang miskin akan bertambah miskin pula. Yang kaya akan berbagi proyek sehingga bertambah kaya sedangkan yang miskin akan berbagi utang sehingga bertambah miskin.

Orang kaya kebingungan menangkap peluang yang ada, orang miskin kebingungan melunasi utangnya. Keduanya sama-sama mengeluh, tetapi keluhannya berbeda. Yang satu mengeluh kekurangan orang dan waktu, sementara yang lain mengeluh tentang nasibnya.

Tetapi manusia tidak ditakdirkan untuk menderita, Tuhan menciptakan manusia untuk tujuan mulia. Tuhan ingin anda dan saya bahagia, tapi kita harus berusaha agar tujuan ini terealisasi. Caranya mudah, hanya dengan merubah pola pikir saja. Percayalah bahwa anda bisa berhasil, percayalah bahwa anda diciptakan untuk hidup bahagia. Percayalah bahwa anda bisa.

Buang konsep modal kecil untungnya besar, gak ada itu. Buang konsep modal besar resiko kecil, gak mungkin terjadi. Buang konsep harga satu-satunya faktor penting penjualan, ingat iPhone 6. Dan jangan lupa buang juga konsep website murah hasil luar biasa, bisa amsiong saya.

Cara menganalisa keyword website

 

KONSEP PENGUNJUNG DAN PEMBELI

Yup...anda sudah tahu teori ini, tetapi tidak benar-benar memahami. Atau anda sudah memahami tetapi tidak tahu cara menerapkan di bisnis online, tepatnya melalui website.
Pengunjung atau traffic dalam dunia online dibagi menjadi dua, yaitu Visitor (V) dan Unique Visitor (UV). Data ini didapat dari Awstats di cPanel website atau melalui Google Analytics. Bagaimana caranya ?

" Kenaikan traffic website tidak selalu berhubungan dengan kenaikan penjualan. INI FAKTANYA ! "

Website sebenarnya adalah angka, bukan Toko28.com. Aslinya adalah 103.27.206.201. Siapa yang sanggup menghafalkan alamat domain seperti ini ? Karena itulah dibuatkan sebuah sistem yang merubah angka-angka ini menjadi tulisan. Istilahnya DNS atau Domain Name Server.

Setiap ada yang masuk ke IP Address tersebut, maka server akan mencatat alamat komputer yang meminta request data. Dalam data awstats bisa dilihat di kolom Hit. Cara kerjanya adalah IP address yang masuk ke website meminta data tertentu. Server memproses permintaannya dan mengirimkan pesanan. Karena itu web hosting harus tahu IP address pengunjung. Inilah yang disebut dengan Visitor.

Jika ada 10 IP address yang mengakses server, berarti ada 10 visitor yang sedang mengunjungi website anda. Salah satu visitor keluar dari website anda dan dalam waktu kurang dari 20 menit balik lagi ke halaman lain website anda. Maka data pengunjung anda akan menjadi 11 Visitor dan 10 Unique Visitor.

Nah, ada lagi seorang pengunjung yang keluar dari website anda kemudian kembali lagi setelah 25menit. Skornya sekarang menjadi 11 Visitor dan 11 Unique Visitor. Jadi, Unique Visitor adalah pengunjung yang keluar-masuk dalam rentang waktu kurang dari 20menit. Sedangkan Visitor adalah semua pengunjung yang masuk ke website anda.

Apa artinya ? Unique Visitor adalah prospek potensial yang akan membeli produk anda. Sebaliknya, jumlah visitor tidak memiliki arti spesial terhadap website. Traffic website yang besar tidak berbanding lurus dengan penjualan.

Perbedaan antara pengunjung dan pembeli. Visitor dan unique visitor

Anda mungkin tersadar setelah mengerti konsep traffic, visitor dan unique visitor ini. Tetapi data ini sebenarnya data super mentah yang belum menyentuh ujung luarnya website berkualitas. Ini hanya kata pengantar, belum masuk bab pendahuluan.

Ada lagi konsep Bounce Rate. Seorang pengunjung masuk ke website anda, lalu dia keluar lagi. Yang lainnya masuk lalu membuka halaman contact us anda. Pengunjung ketiga masuk, lalu membuka halaman about us dilanjutkan ke contact us. Pengunjung terakhir masuk lalu keluar lagi. Maka nilai bounce rata halaman anda adalah 50%.

4 visitor. Dua masuk terus keluar, sedangkan dua lagi membuka lebih dari satu halaman. Jadi bounce rate adalah perbandingan jumlah visitor yang membuka 1 halaman dengan visitor yang membuka lebih dari 1 halaman. Semakin rendah nilai bounce rate semakin bagus pula SEO website anda.

Tetapi nilai bounce rate sendirian tidak bisa dijadikan patokan. Jika ada orang yang mencari alamat toko anda di internet, maka dia hanya perlu masuk ke contact us lalu keluar. Berarti bounce rate-nya 100%. Jelek sekali di mata SEO, tetapi tidak jelek bagi penjualan anda bukan ?

Semua orang bisa membuat website. Anda bisa memilih mau pakai yang harga 500ribuan atau yang 5jutaan. Desainnya mau yang rame atau mau yang minimalis, semuanya ada. Tetapi jika si developer website tidak memahami perilaku konsumen online maka saya jamin website anda tidak akan menghasilkan. Traffic bisa ribuan perharinya tetapi gak ada yang beli. Buat apa punya website yang beginian ?

Salah satu menilai tingkat keberhasilan website adalah bounce rate

Anda tahu SEO, itu bagus. Anda bisa menerapkan SEO untuk website anda, itu lebih dari bagus lagi. Tapi saya kasih tau kebenarannya, " Dibutuhkan lebih dari SEO untuk membuat website yang menghasilkan uang." SEO adalah cara meningkatkan traffic, memperbesar peluang terjadinya penjualan. Tetapi SEO baru langkah awalnya, bukan segala-galanya. SEO adalah dasar bagi keberhasilan website. Dan ini mutlak diperlukan.

Strategi dasar penjualan adalah menjual di tempat yang ramai. Karena itulah banyak orang menyewa stan di mall, membeli ruko di tengah kota atau berjualan di pinggir jalan raya. Strategi yang sama juga diterapkan di bisnis online, kita berusaha keras mendatangkan pengunjung ke website kita. Sama halnya banyak pemilik stan bangkrut di mall, banyak juga pemilik website yang menutup webnya setelah beberapa tahun.

Selain pengalaman, dibutuhkan keahlian menganalisa data untuk membuat website yang menghasilkan uang.

Pengunjungnya banyak, lalu kenapa kok tutup ? Karena hanya sedikit sekali pengunjung yang membeli. Persentase pengunjung dengan pembeli hanya 1%. Artinya 1 pembelian dari 1000 pengunjung. Untuk menjual dua produk, toko anda harus didatangi 2000 orang. Jadi sekalipun rame, kontribusinya terhadap penjualan produk tidak ada.

Cepat atau lambat, model bisnis seperti ini pasti akan tutup.

Sebaliknya, toko yang kelihatan sepi belum tentu tidak laku lapak dagangannya asal rasio pengunjung dengan pembelinya tinggi. Anggap saja nilainya 50%, atau 1 pembeli dari 2 pengunjung. Jika hanya ada 100 orang yang masuk toko tersebut maka barang yang laku adalah 50 unit.

Nah, strategi inilah yang digunakan oleh rumah makan. Ada persepsi bahwa rumah makan yang ramai, rasanya pasti enak atau harganya murah. Orang yang melihatnya jadi tertarik dan akhirnya mencoba. Maka dari itu, semakin ramai rumah makan, akan bertambah ramai pula kedepannya.

Ada dua harapan dari pengunjung restoran tersebut. Rasanya enak atau harganya murah. Sama halnya ketika ada pengunjung yang memasuki website anda. Mereka memiliki harapan waktu meng-klik dari Google. Orang yang mencari "Free Video Porn" mengharapkan melihat video porno gratis. Jika website yang mereka klik ternyata mengharuskan membayar, dengan cepat pengunjung ini akan keluar dan meng-klik web lainnya. Jika website yang dipilih banyak iklannya, mereka juga akan keluar. Jika videonya pendek-pendek atau pemainnya jelek-jelek mereka juga akan keluar.

Selama persepsi pengunjung tidak sinkron dengan isi website, maka mereka akan tetap menjadi pengunjung. Mereka mencari speaker bluetooth di Google, masuk ke website anda yang menjual speaker tanpa bluetooth. 90% pasti klik BACK.

Sekalipun harga speaker anda paling murah di internet, sekalipun gratis ongkos kirim JNE, saya yakin pengunjung tadi tidak akan beli. Mengapa ? Mudah sekali jawabannya, dia butuh speaker yang ada bluetooth-nya. Dan anda tidak jual barang tersebut.

Konversi website, merubah traffic menjadi pembeli

Lalu, pengunjung tadi masuk ke website saya, Toko28.com. Dia menemukan speaker bluetooth. Pertanyaannya, berapa persen kemungkinan terjadi transaksi penjualan ? Atau anggap saja, website saya muncul di halaman pertama peringkat pertama. Berapa persen tingkat konversi website saya ? 50% atau 100% ?

Salah semua. Merubah pengunjung menjadi pembeli bukan dipengaruhi oleh siapa yang muncul nomor satu di Google, tetapi dipengaruhi oleh faktor non-teknis. Kemungkinan penjualan saya dibawah 10%, tepatnya 2-5%. Bayangkan ! Desain website sudah meyakinkan, foto produk sudah jelas, informasi produk lumayan lengkap, ada nomer telepon rumah yang daftarnya harus pake KTP, KSK dan PBB. Hampir 18 jam sehari saya standby di depan telepon. Setiap SMS yang masuk saya balik dalam waktu 5 menit. Kurang apa lagi ?

Fakta jualan online dan halaman pertama googlePertama, proses jual beli online adalah bayar dulu, barang baru dikirim. 50% pengunjung keberatan dengan proses ini. Kalo dibalik, kirim dulu-bayar belakangan, yang keberatan penjualnya. Saya pasti nolak kalo disuruh kirim dulu, ketika barang sampai baru dibayar. Gila kali, stok barang saja sudah menanggung resiko tidak laku, untung cuman beberapa persen, hilang sebiji ruginya setengah mati. Mendingan elu saja cari penjual lain yang mau sistem seperti itu.

Ini aturan tidak tertulis bisnis online. Saya tidak melihat cara ini sebagai hambatan. Saya menyadari inilah cara bisnis di internet. Pembeli yang tidak mau mengikuti aturan ini tidak akan pernah menemukan penjual yang bersedia dibayar belakangan. Sebaliknya, penjual yang tidak mengikuti hukum online ini akan dimakan oleh pembeli nakal.

Inilah yang disebut sebagai kepercayaan. Jangan melihat dari sudut penjualan online saja. Prinsip dasar bisnis apapun adalah kepercayaan. Tanpa kepercayaan tidak ada jual beli. Kepercayaan dinilai dari tatap muka dan berkomunikasi. Klik-Ketemu-Deal saran OLX.CO.ID.

Senjata yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan kepercayaan melalui website adalah Disain. Sedangkan di dunia nyata adalah senjata penampilan. Sama-sama berhubungan dengan persepsi pembeli bukan ? Bayangkan, disain website yang meyakinkan saja bukan jaminan kesuksesan website, apalagi website yang desainnya dibawah standar ? Anda tidak bodoh, anda mengerti maksud saya. Namun anda lebih mempercayai persepsi anda daripada kebenaran informasi yang saya sampaikan.

Inilah yang juga terjadi di benak pengunjung yang memasuki website anda. Mereka memiliki persepsi tertentu, dan jika kebetulan konten anda sesuai dengan persepsi mereka maka kepercayaan akan terbentuk dan peluang terjadinya penjualan akan meningkat. Siap-siaplah mengangkat telepon !

" Selamat siang, ini Toko28.com ?" tanya suara di seberang sana.
" Betul, ada yang bisa saya bantu ? " kata saya

" Mau tanya tentang Android TV Box, mana yang bisa screen mirroring ? "
" Yang harga 985 dan 1285 bisa mirroring pak. Bedanya di prosesor. Yang satu dual-core, yang lebih mahal quad-core."

" Selain itu apa lagi ? tanyanya
" Banyak pak, gambarnya beda jauh. Yang 1.285.000 lebih halus, GPU-nya Octa-core, support 4K TV, sudah Kit-Kat, bentuknya lebih kecil, plug and play webcam, mirroring-nya lebih smooth. Karena GPU-nya tinggi, yang harga 985.000 hanya single-core. Beda 8 kali pak kecepatannya."

" Jadi, intinya yang mahal jauh lebih bagus ? "
" Betul pak. "

" Baik, nanti saya kabari lagi ya, tolong di sms nomor rekeningnya. "
" Siap" dan kami menutup telepon.

Dari percakapan langsung barusan, berapa kemungkinan terjadinya penjualan ? Perkiraan saya 60% terjadi closing. Karena yang dibutuhkan pengunjung tersebut adalah screen mirroring dengan android TV Box. Mengapa saya tidak bisa 100% yakin ?

Karena ada banyak faktor yang tidak saya ketahui dari si pembeli. Saya tidak tahu daya belinya. Saya tahu kriteria utamanya adalah screen mirroring, tapi saya tidak tahu kriteria kedua, ketiga dan keempat. Bisa saja dia mencari android tv box yang hanya bisa mirroring saja, dan saya tidak punya produk itu. Atau bisa saja dia mencari penjual yang satu kota dengannya. Mungkin juga dia mau COD saat itu juga dan saya berhalangan.

Sama halnya dengan speaker bluetooth. Ada pengunjung website yang mencari speaker bluetooth stereo yang tidak saya miliki. Atau bisa saja dia mencari speaker bluetooth merk JBL, bukan tanpa merk seperti yang saya jual di website. Sebuah keyword "Speaker bluetooth" hanya mewakili satu segmen pasar saja, padahal kita tahu ada ratusan segmen pasar di dunia penjualan. Buka pikiran dan mata anda.

Untuk speaker bluetooth saja saya membuat 4 halaman web dengan 4 keyword yang berbeda, yaitu :

  1. Speaker Bluetooth Murah Dr. Dre
  2. Speaker Bluetooth USB
  3. Speaker Bluetooth Terbaik + Line Out
  4. Bluetooth Music Receiver Stereo A2DP

Keyword ini berdasarkan analisa, bukan ngawur agar keyword yang satu tidak memakan keyword lainnya. Lebih dari itu, speaker bluetooth ini saya tujukan pada segmen pasar yang berbeda.

Harapan saya, orang yang mencari speaker bluetooth murah akan masuk ke halaman "Speaker Bluetooth Murah Dr. Dre". Orang yang mencari speaker bluetooth mahal akan masuk ke halaman "Speaker Bluetooth Terbaik + Line Out".  Sedangkan orang yang mencari speaker bluetooth untuk mobilnya akan masuk ke "Bluetooth Music Receiver Stereo A2DP".

Saya tanya kepada anda,

Apakah membeli jasa SEO untuk keyword "Speaker Bluetooth" dapat meningkatkan penjualan ?

Dengan yakin saya katakan akan meningkat traffic website. Karena itulah gunanya SEO. Membuat website sedemikian rupa sehingga dapat di-index oleh search engine sesuai dengan kategorinya. Dan memanipulasi data sehingga website kita menjadi paling relevan. Akibatnya muncul di SERP pertama.

Website anda muncul di urutan pertama keyword "Speaker Bluetooth." Hebat bukan jasa SEO itu.
Tapi tidak sesuai dengan kebutuhan orang yang mencari speaker bluetooth stereo.

Juga tidak memenuhi kebutuhan orang yang mencari speaker bluetooth dengan line out. Belum juga termasuk speaker bluetooth JBL, review speaker bluetooth, speaker bluetooth usb dan ribuan keyword lainnya. Website muncul terus tapi tidak sesuai dengan kebutuhan pengunjung. Akibatnya nilai Bounce-Rate tinggi sekali. Jelek sekali di mata google.

Cara membuat dan menganalisa keyword google untuk speaker bluetooth

Hal ini sama dengan memberi obat penurun panas tanpa mengetahui penyebab panasnya. Pokoknya panas tubuh turun, beres dah ! Begitu hari kelima langsung keok karena demam berdarah. Itulah penyebab menurunnya traffic anda jika tidak terus-menerus membayar jasa SEO.

Website anda sebenarnya jelek di mata google, tetapi disuntik dopping terus agar kuat. Semakin lama semakin besar dosisnya dan semakin rapuh tubuhnya. Cepat atau lambat website dengan dasar ini akan hancur. Bahkan hancur berkeping-keping tanpa bisa dipulihkan kembali. Artinya investasi anda selalu 2,3,5 tahun hilang dalam sekejap mata. Dan untuk memulai kembali sangat sulit karena pesaing tambah banyak dan Domain Authority-nya berpijak pada dasar yang benar.

 

DOMAIN AUTHORITY

Domain Authority adalah kredibilitas website di mata google. Domain authority adalah salah satu dari 3 faktor penting SEO selain backlink dan keyword. Domain authority dan keyword adalah faktor yang dapat kita kendalikan, sementara backlink tidak dapat. Artinya, dengan memaksimalkan usaha kita pada domain authority dan keyword ini, peluang kesuksesan sebuah website diatas 60%. Sedangkan kalo memfokuskan pada link building peluang keberhasilan website hanya 30%.

Faktor domain authority dalam search engine

Domain authority berbeda dengan page authority. Page authority adalah salah satu faktor dari domain authority. Page authority yang baik tidak secara langsung meningkat domain authority. Sebaliknya, jika domain authority sebuah website tinggi, maka page authority akan tinggi juga. Artinya, jika website kita dinilai kredibel oleh Google, maka setiap kali membuat artikel baru akan mudah muncul di halaman pertama.

Apakah domain authority sama dengan pagerank ? Ini pertanyaan berbobot yang tidak relevan lagi dengan cara kerja SEO sekarang ini. Pagerank adalah sebuah sistem yang digunakan google untuk mengurutkan hasil pencarian pada jaman dulu kala. Cara kerjanya adalah website yang memiliki pagerank 4 berada di atas website yang ber-pagerank 3.  Atau halaman yang memiliki pagerank 9 berada di urutan pertama halaman pertama karena memiliki nilai pagerank tertinggi.

Kabar buruknya, sistem pagerank ini sudah tidak digunakan lagi oleh google. Bahkan sudah sejak tahun 2011 lalu. Alasannya ada dua. Pagerank mudah dimanipulasi, asal tahu caranya, dengan sekejap pagerank bisa dinaikkan.  Alasan kedua, dan yang paling penting bagi google adalah sistem pagerank tidak bisa memberikan hasil pencarian yang relevan. Sebaliknya yang muncul di halaman pertama adalah website yang banyak iklan google adword, website muter-muter dan website afiliasi.

Page authority adalah elemen dasar dari domain authorityPertanyaannya adalah bagaimana Google menilai kredibilitas website ? Yang pertama adalah usia website tersebut. Sebuah website yang diaktifkan pada tahun 2008 lebih kuat kredibilitasnya dari website yang dibuat tahun 2014. Sama halnya dengan toko kelontong yang sudah puluhan tahun berdiri lebih dikenal orang daripada toko kelontong yang barusan buka bulan ini.

Namun usia domain ini juga bisa menjadi bumerang bagi SEO. Karena terlalu lama, maka tampilannya pasti ketinggalan jaman.

Tahun 2008, orang masih browsing menggunakan komputer dengan monitor tabung ukuran 14 inci atau 15 inch. Resolusinya masih 1024x768 pixel. Monitor wide 14" dengan resolusi 1280x800 pixel masih jarang digunakan. Hal ini tentunya mempengaruhi disain website. Contohnya adalah website pribadi saya, Wapannuri.com.

Tampilannya masih flat, tidak ada layer karena saya buat website itu pada tahun 2008. Ukurannya pun saya patok 1024 pixel wide. Sedangkan website toko online saya, Toko28.com, saya buat dan revisi tahun 2012 lalu. Jadi desainnya jauh lebih modern dan up to date.

Namun dalam waktu dekat ini saya belum berencana memperbaiki tampilan blog pribadi saya. Memang benar disain website akan mempengaruhi SEO, namun tidak mutlak karena ada faktor tujuan dibuatnya website.

Orang yang membaca blog saya mencari informasi, bukan membeli barang. Mereka membutuhkan sebuah website yang cepat dibuka, padat, jelas dan mudah dibaca. Tampilan yang penuh dengan slideshow malah memperlambat loading. Yang mereka dapatkan malah masalah, bukan solusi. Atas dasar itulah saya mempertahankan disain flat ini.

Sebaliknya, website toko online saya harus dirubah tampilannya. Ini mutlak diperlukan jika saya ingin orang membeli produk yang saya jual. Bayangkan, 80% tampilan website saat ini sudah modern, orang sudah terbiasa melihat disain modern. Apa reaksi mereka jika melihat disain toko online saya yang ketinggalan jaman ?

Jasa disain website surabaya

" Toko online ini pasti sudah tidak aktif lagi."
" Toko online ini mungkin website penipuan."
" Toko online ini pasti tidak update harga dan stok barangnya."
...dan kesan-kesan negatif lainnya...

Jadi meskipun usia domain saya bernilai tinggi, namun user experience website saya rendah. Akibatnya Nilai Domain Authority-nya tetap rendah di mata google.

Konsepnya sederhana bukan ? Jika website anda tidak dinilai kredibel oleh visitor, maka jangan harap mendapatkan kredibilitas google.  Yang lebih sulit, walaupun anda berhasil mendapatkan kredibilitas pengunjung, hal itu tidak berarti mendapatkan kredibilitas google ! Ini langkah pertamanya, bukan hasil akhirnya. Perjalanannya masih jauh !

Faktor yang mempengaruhi domain authority dapat saya sederhankan menjadi dua, yaitu
page authority dan content authority.

Page authority adalah user experience, seperti navigasi, disain, kecepatan, time on site, bounce rate dan hal-hal teknis lainnya. Sedangkan content authority adalah isinya, artikel atau keyword. Artinya, tulisan yang berkualitas tanpa disertai layout website yang memadai akan kalah dengan konten biasa-biasa saja dengan disain yang menarik.

Lebih banyak orang yang suka membaca komik atau buku ? Lebih berguna komik atau buku ? Lebih berbobot komik atau buku ? Lebih menarik berwarna atau hitam-putih ?

Lebih menarik foto atau video ? Lebih menarik pria berbadan kekar atau wanita berdada besar ? Anda lebih senang memiliki teman yang lucu atau teman yang kutu buku ?

Memang benar content is king, tetapi ada kelanjutannya yaitu layout is queen. Anda memang seorang raja, tetapi yang lebih berkuasa tetaplah istri. Jasa SEO memang membuat website muncul di halaman pertama, tetapi yang memutuskan membeli barang anda tetaplah pembeli yang mempertimbangkan banyak faktor.

Bagaimana meningkatkan page authority ? Beli jasa SEO ? Salah tempat anda... ilmu para SEO pada content authority, bukan page authority. Anda harus mencari disainer website. Pekerjaan mereka adalah merancang struktur website dan sistem navigasinya. Namun desainer website tidak memiliki keahlian SEO. Kok bisa ? Karena hanya ada tiga jenis manusia menurut otaknya.

Seorang disain grafis lebih dominan otak kanannya. Bagian otak ini berhubungan dengan imajinasi, kreativitas dan hal-hal abstrak. Sedangkan seorang SEO lebih dominan otak kirinya yang berhubungan dengan logika, matematika dan sistem. Orang ketiga adalah orang yang mampu memaksimalkan kedua belah otaknya, alias orang jenius.

Merubah layout website tidak semudah menambah artikel baru. Contohnya navigasi, pada awalnya ada 5 kategori produk utama, lalu dirubah menjadi 9 kategori. Ukuran font harus dikecilkan dulu, lalu jarak antara text harus disesuaikan lagi. Jika sudah ada 50 halaman, maka semuanya juga harus dirubah. Bayangkan, hanya menambahkan 4 kata saja harus merubah seluruh halaman website. Jika menggunakan responsive design, maka layout yang harus dirubah ada 3. Layout desktop, layout tablet dan layout smartphone.

Sedangkan untuk menambah artikel baru hanya perlu kopi-paste layout yang sudah ada dan mengganti artikelnya. Paling lama satu jam.

Content Authority adalah elemen dasar dari page authorityCara membuat website yang benar seharusnya dimulai dari pemahaman produk. Ada berapa kategori utama, ada berapa sub-kategori dan berapa total produknya. Setelah itu dilanjutkan dengan evolusi produk. Seberapa banyak penambahan produk baru beberapa tahun mendatang agar bisa disiapkan space kosongnya. Terakhir adalah hubungan antara produk.

Masalahnya untuk membuat website yang seperti ini tidak mudah dan sekalipun tidak murah. Tetapi website yang mahal ini hasilnya sepadan, bahkan jauh lebih besar keuntungannya. Anda hanya sekali berinvestasi, tetapi penjualan produk anda berkali-kali. Anda hanya perlu susah sekali, tetapi senangnya bertahun-tahun karena penjualannya meningkat seiring waktu.

Jangan lupa bahwa usia domain adalah salah satu faktor Domain Authority. Dan jangan lupa pula dengan faktor Page authority yang merupakan elemen dasarnya. Semakin tinggi page authority, maka domain authority semakin tinggi juga. Dengan kata lain, keyword apapun yang diketikkan orang, yang muncul di halaman pertama google adalah website anda.

Nah, apakah yang dimaksud dengan konten berkualitas ? Yang pasti, konten adalah elemen dasar page authority. Tanpa konten berkualitas, tidak ada page authority. Dan tanpa page authority, tidak ada domain authority. Dengan kata lain, website yang anda buat tidak akan menghasilkan penjualan. Tanpa penjualan, tidak ada uang yang masuk. Tidak ada uang masuk, tidak balik modal.

Konten berkualitas tidak sama dengan konten yang muncul di halaman pertama urutan pertama google karena semua konten pasti muncul di halaman pertama. Yang membedakan hanya keyword yang digunakan. Dan 90% orang salah mengerti tentang keyword ini. Mereka mengejar 2 atau 3 keyword untuk produknya. Padahal dua kata kunci tidak berpengaruh terhadap penjualan. Hanya mempengaruhi traffic website saja.

Apa arti keyword "fotografer wedding" ? Apakah anda mengejar keyword ini ? Bagi saya, keyword ini terlalu umum. Siapa yang mencari dengan menggunakan kata kunci ini ? Apakah calon pengantin ? Ya, betul. Apa yang mereka cari ? Harganya ? Lokasinya ? Portofolionya ? Contoh hasil fotonya ? Jenis kameranya ? Terlalu banyak bias dalam keyword ini.

Orang yang baru belajar fotografi juga mencari dengan keyword ini. Demikian pula dengan tukang foto wedding yang ingin tahu sepak-terjang pesaingnya. Calon pengantin di Jakarta, di Bandung dan juga di Semarang menggunakan keyword ini juga. Padahal anda berada di Surabaya. Berapa persen kemungkinan mendapatkan klien dari luar kota ?

Bandingkan dengan keyword "fotografer wedding surabaya" atau keyword "fotografer wedding spesialis studio". Target anda jelas dan tingkat persaingan kata kuncinya lebih sedikit.  Kemungkinan terjadinya transaksi akan lebih besar dibandingkan dengan keyword "fotografer wedding".

Website fotografer wedding surabayaKonten yang berkualitas adalah konten yang tepat sasaran. Karena tidak ada konten yang menjawab kebutuhan semua orang. Artinya, konten yang anda tulis berguna bagi seseorang dan sekaligus tidak berguna bagi orang lainnya. Web fotografi anda pasti berguna bagi calon pengantin Surabaya, namun tidak berguna bagi calon pengantin di Jakarta.

Bukankah lebih baik memiliki website yang ramai pengunjung daripada memiliki website yang tidak ada pengunjungnya Pak ? Konsep ini tidak salah sebelum era Google panda, pinguin, hummingbird, honeymoon dan update lainnya. Namun saat ini, traffic yang tidak tepat ini akan menjadi bumerang.

Kredibilitas website anda akan diturunkan dan dibuang ke halaman belakang. Bagaimana Google bisa tahu ? Mudah, dari nilai bounce rate.

Darimana google mendapatkan data bounce rate ini ? Ini juga pertanyaan yang mudah. Dari ponsel anda, ponsel orang lain dan ponsel android lainnya. Atau dari komputer pc yang menggunakan browser google chrome, atau dari laptop yang menggunakan google sebagai search engine (sekalipun browser yang digunakan Mozilla Firefox). Jutaan data terkumpul setiap harinya. Setiap detik google menganalisa website anda berdasarkan data ini.

Jika nilai bounce rate yang didapat dari data ini adalah 90%, maka anda tinggal menghitung hari. Ada reward dan juga ada punishment ! Website yang memiliki nilai bounce rate 70% akan ditampilkan di halaman yang lebih depan. Dari halaman 5 ke halaman 4. Dari halaman 4 ke halaman 3 sampai akhirnya berada di halaman pertama.

" Sekarang ini traffic yang tidak berkualitas akan mempengaruhi SEO.

Salah satunya adalah BOUNCE-RATE. "

Apa artinya bounce rate 90% ? 9 dari 10 pengunjung meng-klik website anda dan dalam sekejap keluar dan meng-klik website lainnya. Kalo nilai bounce-rate 70% berarti 7 dari 10 pengunjung meng-klik website anda dan kembali ke hasil pencarian google. Berarti ada 3 orang yang puas dengan hasil pencarian google. Berarti ada 3 orang yang masalahnya terselesaikan dari membuka web tersebut. Karena itu layak mendapat reward dengan dimunculkan lebih sering dan lebih ke halaman depan.

Jika anda mau membuat website yang menghasilkan, maka anda harus menulis konten yang menjawab pertanyaan orang, menyelesaikan masalah mereka dengan produk yang anda jual atau memberikan manfaat dan keuntungan menggunakan produk anda.

Jika anda mau membuat website yang berkualitas, maka carilah pembuat website yang mau mempelajari produk yang anda jual. Website adalah marketing online anda, dan seorang sales harus menguasai produk agar bisa menjual. Ini cara berdagang yang benar dan teruji waktu. Jangan menipu diri sendiri dengan mengabaikan prinsip dasar ini.

 

KESIMPULAN
Hanya orang bodoh saja yang percaya konsep modal kecil untung besar. Lebih bodoh lagi mereka yang percaya modal besar, resiko kecil, untung besar-besaran. Sungguh amat sangat bodoh lagi mereka yang percaya dengan seminar beli rumah, tanpa uang, tanpa hutang ataupun modal. Kalo anda bisa kaya dengan cara seperti itu, ngapain ngadakan seminar di hotel bintang 3 yang sewa ruangannya saja diatas 20 juta ? Belum iklan di koran, belum iklan di radio dan baliho di jalan-jalan. Bukankah anda sendiri mengeluarkan uang, modal dan mencari hutang untuk menyelenggarakan seminar beli rumah tanpa modal, tanpa uang ataupun hutang ?

Cara bisnis yang benar adalah menghitung biaya dan membuat proyeksi keuntungan. Investasi sekian juta rupiah, penjualan sekian juta rupiah. Jangka waktu BEP sekian bulan dan keuntungan bersih sekian rupiah dengan asumsi tertentu.

Anda tidak berpikir realistis jika mengharapkan hasil jutaan rupiah dari sebuah website seharga 500 ribuan. Kalo memang cara ini bisa berhasil, ngapain terima jasa pembuatan website ? Saya ambil saja semuanya. Buat apa dibagikan ke orang lain ? Saya tidak kenal anda, tidak punya hutang budi, buat apa menguntungkan anda yang bukan saudara dan juga bukan teman baik saya.

Sekali lagi, 1 web dengan investasi 500.000 bisa menghasilkan 10 juta ? Kalo saya buat 10 web dalam waktu sebulan, maka pendapatan saya adalah 100 juta. Laaaaaaa... ngapain susah - susah membuat website untuk anda ? Cuman dapat 500 ribu doaaang !

Related Content